Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Activision Mematikan Mode DMZ di Call of Duty

Ketika Call of Duty: Warzone 2 dirilis, Raven Software memperkenalkan mode baru yang disebut DMZ, sebuah jenis permainan tembak-menembak ekstraksi yang terinspirasi oleh Escape from Tarkov. Dalam mode ini, pemain dijatuhkan ke lokasi tertentu untuk mencari sebanyak mungkin barang rampasan sebelum melarikan diri tanpa kehilangan barang yang telah diperoleh.

Di mode ini, pemain tidak hanya menghadapi bot AI yang agresif, tetapi juga berpotensi berinteraksi dengan pemain lain untuk bekerja sama atau bahkan menjadi musuh yang berusaha merampas barang temuan tanpa diduga.

Activision Mematikan Mode DMZ di Call of Duty
Gambar Activision Mematikan Mode DMZ di Call of Duty
Setelah satu tahun sejak perilisan, Activision dan Infinite Ward telah mengonfirmasi bahwa mode DMZ tidak akan lagi menerima pembaruan konten. Meskipun mode ini tetap dapat dimainkan, tidak akan ada konten baru yang ditambahkan, dan ada kemungkinan besar mode ini akan dihapus dari permainan untuk masa mendatang.

Keputusan untuk menghapus mode DMZ ini diduga terkait dengan kehadiran mode zombie yang dirilis bersamaan dengan Call of Duty: Modern Warfare 3. Mode tersebut secara tidak langsung memiliki kemiripan dengan DMZ, dengan tema horde zombie dan sistem objektif yang serupa.

DMZ tidak sepopuler mode multiplayer atau battle-royale dalam permainan ini. Kurangnya daya tarik untuk dimainkan ulang karena sistem rampasan yang terbilang sederhana, berbeda dengan game seperti Tarkov dan permainan ekstraksi lainnya, telah membuat banyak pemain merasa bosan dan meninggalkan mode tersebut setelah beberapa kali mencoba.

Minat yang menurun dari pemain membuat para pengembang lebih memusatkan perhatian pada mode lainnya, yang mengakibatkan DMZ semakin terpinggirkan dan tidak pernah keluar dari tahap "beta".

Di sisi lain, komunitas pemain Call of Duty: Modern Warfare mengungkap dugaan adanya bot AI dalam lobby multiplayer. Pemain menduga bahwa kehadiran AI ini sengaja dimasukkan untuk memudahkan pemain dalam melawan mereka, yang pada akhirnya membuat pemain merasa lebih terampil dan ingin terus bermain.

Kecurigaan mengenai keberadaan bot AI ini muncul setelah banyak pemain melaporkan perilaku yang tidak wajar dan terkesan "robotik" dari beberapa pemain. Ditambah dengan kejadian banyaknya pemain dengan nama pengguna yang sama, membuat asumsi bahwa game ini memiliki bot.

Activision belum mengonfirmasi kebenaran dari dugaan tersebut, namun jika memang benar, penambahan bot ke dalam mode multiplayer bukanlah hal baru. Beberapa game seperti Fortnite dan sejumlah game battle-royale lainnya juga telah memasukkan bot khususnya dalam lobby pemain baru, untuk memberikan pengalaman awal yang lebih menyenangkan dan mendorong pemain untuk terus bermain. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah bot yang dihadapi pemain pun akan berkurang.