Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Late, Mid, dan Early Game Artinya Apa? Mengenal Istilah Itu dalam Bahasa Gaul Game

Dalam dunia game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena), terminologi seperti "early game", "mid game", dan "late game" sering digunakan untuk menggambarkan fase-fase berbeda dalam pertandingan. Setiap fase memiliki karakteristik, strategi, dan tujuan yang berbeda. 

Apa Itu Late Game, Mid Game, dan Early Game di Esports ML (Mobile Legends) dan  DoTA 2?
Gambar Ilustrasi Late Game, Mid Game, dan Early Game 
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang fase late game dalam dua game MOBA populer: Mobile Legends (ML) dan Dota 2. Kami akan menjelaskan apa itu late game, early game, dan mid game, mengapa fase ini penting, serta strategi yang dapat diterapkan untuk meraih kemenangan pada fase ini.

Baca Juga: Artinya Hode Itu Adalah Apa? Mengenal Arti Bahasa Gaul di RO & ML

Late Game Artinya Apa?

Late game adalah fase akhir dari pertandingan MOBA, di mana level hero atau champion telah mencapai puncaknya, item-item utama telah terakumulasi, dan tim bertarung untuk mencapai tujuan akhir mereka: menghancurkan base lawan. Dalam late game, kesalahan kecil dapat berakibat fatal, karena waktu respawn yang lama dan kerugian sumber daya yang besar.

Ciri-ciri Late Game

Level Maksimum: Pada fase ini, sebagian besar hero sudah mencapai level maksimal atau mendekati level maksimal.

Item Lengkap: Hero atau champion memiliki build item yang hampir atau sepenuhnya lengkap.

Team Fight yang Menentukan: Pertempuran tim yang terjadi pada late game biasanya bersifat menentukan, di mana satu pertempuran besar bisa mengakhiri pertandingan.

Objektif Utama: Fokus beralih ke objektif utama seperti menghancurkan turret terakhir, inhibitor, atau langsung menyerang base lawan.

Baca Juga: Apa Itu BO 1, BO 2, BO 3, BO 5, dan BO 7 di eSports Mobile Legends dan DoTA 2? 

Late Game dalam Mobile Legends

Mobile Legends adalah salah satu game MOBA yang sangat populer di platform mobile. Memahami late game dalam Mobile Legends memerlukan pemahaman mendalam tentang mekanika permainan, peran hero, dan strategi yang tepat.

Karakteristik Late Game dalam Mobile Legends

Pertumbuhan Hero: Hero di Mobile Legends memiliki kurva pertumbuhan yang cepat, sehingga late game bisa datang lebih awal dibandingkan dengan game MOBA lainnya.

Item Build: Build item yang optimal sangat penting. Hero harus memiliki item yang sesuai dengan peran dan situasi pertandingan.

Peta Kontrol: Mengontrol peta sangat krusial pada late game. Tim yang dapat menguasai Lord dan buff penting memiliki keuntungan besar.

Koordinasi Tim: Komunikasi dan koordinasi antar anggota tim menjadi lebih penting. Kesalahan kecil bisa dimanfaatkan lawan untuk mengambil keuntungan besar.

Strategi Late Game dalam Mobile Legends

Fokus pada Objektif: Mengamankan objektif seperti Lord dan buff biru/merah adalah prioritas. Tim harus selalu siap untuk mengambil atau melindungi objektif ini.

Visibilitas dan Warding: Penggunaan ward untuk mendapatkan visibilitas adalah kunci. Tim harus memastikan area sekitar objektif penting selalu terlihat.

Positioning dalam Team Fight: Hero dengan peran seperti tank atau support harus berada di depan untuk melindungi carry, sedangkan carry harus tetap berada di belakang dan mencari posisi aman untuk menyerang.

Push dan Split Push: Memanfaatkan kesempatan untuk mendorong jalur (push) atau memisahkan perhatian lawan dengan menyerang dari jalur lain (split push) bisa menjadi strategi efektif untuk menekan lawan.

Late Game dalam Dota 2

Dota 2 dikenal dengan kompleksitas dan kedalaman strateginya. Late game dalam Dota 2 memiliki beberapa perbedaan signifikan dibandingkan dengan Mobile Legends, terutama dalam hal durasi pertandingan dan kedalaman strategi.

Karakteristik Late Game dalam Dota 2

Durasi Pertandingan: Pertandingan Dota 2 cenderung lebih lama, dengan late game sering kali terjadi setelah 40 menit atau lebih.

Hero Scaling: Beberapa hero dalam Dota 2 sangat kuat di late game karena kemampuan mereka yang semakin efektif seiring bertambahnya waktu.

Roshan: Mengamankan Aegis dari Roshan memberikan keuntungan besar dan bisa menjadi penentu kemenangan dalam late game.

Buyback: Mekanisme buyback memungkinkan hero yang mati untuk segera kembali ke medan perang, menambah lapisan strategis dalam pertempuran.

Strategi Late Game dalam Dota 2

Mengamankan Roshan: Roshan adalah objektif yang sangat penting di late game. Tim yang berhasil mengamankan Aegis dan Cheese dari Roshan memiliki keuntungan besar dalam pertempuran berikutnya.

Peta Kontrol dan Vision: Penguasaan peta dan kontrol vision sangat krusial. Tim harus menggunakan ward dan sentry untuk menguasai area kunci.

Split Push: Memanfaatkan hero dengan kemampuan split push untuk memberikan tekanan pada jalur lain dan memaksa lawan untuk menyebar.

Team Fight Koordinasi: Koordinasi dalam pertempuran tim sangat penting. Penggunaan skill ultimate yang tepat waktu dan kombinasi kemampuan yang efektif dapat mengubah jalannya pertempuran.

Buyback dan Timing: Mengelola buyback dengan baik adalah kunci. Tim harus memantau status buyback hero penting dan memanfaatkan timing dengan tepat.

Perbandingan Late Game Mobile Legends dan Dota 2

Berikut ini perbandingan late game ML dan DoTA 2 dilihat dari kesamaan dan perbedaannya.

Kesamaan

Fokus pada Objektif: Kedua game menempatkan fokus besar pada mengamankan objektif seperti Lord/Roshan dan turret/tower.

Koordinasi Tim: Koordinasi dan komunikasi tim sangat penting di late game untuk memenangkan pertempuran besar dan mengamankan kemenangan.

Vision Control: Penguasaan peta dan vision sangat krusial untuk menghindari ganking dan mengamankan objektif.

Perbedaan

Durasi Pertandingan: Mobile Legends biasanya memiliki durasi pertandingan yang lebih pendek dibandingkan dengan Dota 2.

Mekanisme Buyback: Dota 2 memiliki mekanisme buyback yang menambah lapisan strategis dalam late game, sementara Mobile Legends tidak memiliki mekanisme ini.

Kompleksitas Hero: Dota 2 memiliki hero dengan kemampuan dan kombinasi skill yang lebih kompleks, menambah kedalaman strategi dalam late game.

Late game adalah fase kritis dalam pertandingan MOBA yang menentukan kemenangan atau kekalahan. Baik dalam Mobile Legends maupun Dota 2, pemahaman yang mendalam tentang karakteristik, strategi, dan dinamika late game adalah kunci untuk meraih kemenangan. Meskipun kedua game memiliki beberapa perbedaan signifikan, prinsip dasar yang sama berlaku: fokus pada objektif, koordinasi tim, dan penguasaan peta. Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang baik, tim dapat mengubah arah pertandingan dan mengamankan kemenangan pada fase late game.

Mid Game Artinya Apa?

Mid game adalah fase pertengahan dalam pertandingan MOBA yang biasanya dimulai setelah early game (fase laning) berakhir. Pada tahap ini, hero atau champion telah mengumpulkan beberapa item penting, level mereka meningkat, dan tim mulai berfokus pada penguasaan peta serta pertempuran tim. Mid game ditandai dengan seringnya terjadi rotasi pemain, ganking, dan upaya untuk mengamankan objektif seperti tower dan buff.

Ciri-ciri Mid Game

Rotasi dan Ganking: Pemain mulai bergerak dari jalur mereka untuk membantu rekan setim atau menyerang lawan.

Penguasaan Peta: Tim berusaha mengontrol area kunci di peta, termasuk hutan dan sungai.

Pertempuran Tim: Team fight menjadi lebih umum karena tim berusaha untuk mengamankan objektif seperti tower dan monster besar.

Build Item: Hero atau champion mulai menyelesaikan item kunci yang meningkatkan kekuatan mereka secara signifikan.

Mid Game dalam Mobile Legends

Mobile Legends adalah game MOBA yang sangat populer di platform mobile. Mid game dalam Mobile Legends sangat dinamis dan membutuhkan koordinasi yang baik serta eksekusi strategi yang tepat.

Karakteristik Mid Game dalam Mobile Legends

Rotasi Cepat: Pemain mulai meninggalkan jalur mereka untuk berpartisipasi dalam rotasi dan ganking. Hal ini memungkinkan tim untuk menciptakan tekanan di berbagai bagian peta.

Kontrol Objektif: Tim berfokus pada mengamankan objektif seperti Turtle, buff, dan turret. Penguasaan objektif ini memberikan keuntungan signifikan dalam hal emas dan pengalaman.

Team Fight Intensif: Pertempuran tim menjadi lebih sering terjadi. Koordinasi yang baik dan penggunaan skill ultimate yang tepat waktu sangat penting untuk memenangkan pertempuran ini.

Pengumpulan Sumber Daya: Pemain terus mengumpulkan emas dan pengalaman untuk menyelesaikan build item mereka. Hero yang memerlukan item core untuk efektifitas mereka harus memanfaatkan mid game untuk farming.

Strategi Mid Game dalam Mobile Legends

Rotasi dan Ganking: Tim harus melakukan rotasi untuk membantu jalur lain dan mencari peluang ganking. Koordinasi dengan rekan setim sangat penting untuk berhasil dalam rotasi ini.

Penguasaan Peta dan Vision: Mengontrol vision di area kunci seperti hutan dan sungai sangat penting. Menggunakan ward untuk mendapatkan visibilitas dan menghindari ganking dari lawan.

Fokus pada Objektif: Mengamankan objektif seperti Turtle dan turret memberikan keuntungan besar. Tim harus selalu siap untuk bertarung atau melindungi objektif ini.

Pertempuran Tim yang Efektif: Memastikan bahwa hero dengan skill ultimate penting atau kemampuan crowd control berada di posisi yang tepat selama pertempuran tim. Penggunaan skill yang tepat waktu dan koordinasi dengan rekan setim bisa menjadi penentu kemenangan dalam team fight.

Push dan Split Push: Tim harus memanfaatkan kesempatan untuk mendorong jalur atau melakukan split push untuk memberikan tekanan pada lawan dan memaksa mereka untuk menyebar.

Mid Game dalam Dota 2

Dota 2 dikenal dengan kompleksitas dan kedalaman strateginya. Mid game dalam Dota 2 memiliki beberapa perbedaan signifikan dibandingkan dengan Mobile Legends, terutama dalam hal durasi dan intensitas pertempuran.

Karakteristik Mid Game dalam Dota 2

Penguasaan Rune dan Hutan: Tim berusaha menguasai rune dan mengontrol hutan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi dan strategis.

Rotasi dan Ganking: Pemain mulai melakukan rotasi dan ganking untuk menciptakan tekanan di jalur lain dan mengamankan kill.

Pertempuran Tim dan Objektif: Team fight menjadi lebih umum, dan tim berfokus pada mengamankan tower serta objektif lain seperti Roshan.

Build Item Kunci: Hero mulai menyelesaikan item core mereka, yang secara signifikan meningkatkan kekuatan mereka dalam pertempuran.

Strategi Mid Game dalam Dota 2

Rotasi dan Ganking: Tim harus melakukan rotasi yang efektif untuk mengamankan kill dan menciptakan tekanan di berbagai jalur. Koordinasi yang baik sangat penting untuk berhasil dalam rotasi ini.

Kontrol Vision dan Ward: Menguasai vision dengan menempatkan ward di area kunci seperti sungai dan hutan sangat penting. Menghindari ganking dari lawan dengan menggunakan sentry untuk mendeteksi ward musuh.

Fokus pada Objektif: Mengamankan tower dan Roshan memberikan keuntungan besar. Tim harus selalu siap untuk bertarung atau melindungi objektif ini.

Team Fight yang Koordinatif: Memastikan bahwa hero dengan skill ultimate penting atau kemampuan crowd control berada di posisi yang tepat selama pertempuran tim. Penggunaan skill yang tepat waktu dan koordinasi dengan rekan setim bisa menjadi penentu kemenangan dalam team fight.

Ekonomi dan Farming: Pemain harus terus mengumpulkan emas dan pengalaman untuk menyelesaikan item core mereka. Hero yang memerlukan item core untuk efektifitas mereka harus memanfaatkan mid game untuk farming.

Perbandingan Mid Game Mobile Legends dan Dota 2

Berikut ini pembahasan tenteng perbandingan mid game Mobile Legends dan DoTA 2 yang dilihat dari kesamaan dan perbedaannya.

Kesamaan

Fokus pada Objektif: Kedua game menempatkan fokus besar pada mengamankan objektif seperti Turtle/Roshan dan tower.

Koordinasi Tim: Koordinasi dan komunikasi tim sangat penting di mid game untuk memenangkan pertempuran besar dan mengamankan kemenangan.

Vision Control: Penguasaan peta dan vision sangat krusial untuk menghindari ganking dan mengamankan objektif.

Perbedaan

Durasi Pertandingan: Mobile Legends biasanya memiliki durasi pertandingan yang lebih pendek dibandingkan dengan Dota 2.

Penguasaan Hutan: Dalam Dota 2, penguasaan hutan dan rune menjadi lebih penting karena memberikan keuntungan ekonomi dan strategis yang signifikan.

Kompleksitas Hero: Dota 2 memiliki hero dengan kemampuan dan kombinasi skill yang lebih kompleks, menambah kedalaman strategi dalam mid game.

Mid game adalah fase penting dalam pertandingan MOBA yang menentukan arah permainan. Baik dalam Mobile Legends maupun Dota 2, pemahaman yang mendalam tentang karakteristik, strategi, dan dinamika mid game adalah kunci untuk meraih kemenangan. Meskipun kedua game memiliki beberapa perbedaan signifikan, prinsip dasar yang sama berlaku: fokus pada objektif, koordinasi tim, dan penguasaan peta. Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang baik, tim dapat mendominasi mid game dan meletakkan dasar yang kuat untuk meraih kemenangan di fase late game.

Early Game Artinya Apa?

Early game merujuk pada fase awal dalam pertandingan MOBA yang biasanya berlangsung dari menit pertama hingga sekitar menit 10-15. Pada tahap ini, pemain berfokus pada laning (mengamankan jalur), farming (mengumpulkan emas dan pengalaman), dan ganking awal. Keberhasilan dalam early game sangat penting karena memberikan dasar yang kuat untuk mid game dan late game.

Ciri-ciri Early Game

Laning Phase: Pemain berfokus pada mengamankan jalur mereka dengan membunuh minion atau creep dan mempertahankan tower.

Farming: Pemain mengumpulkan emas dan pengalaman untuk mendapatkan item dan level lebih cepat.

Ganking: Tim melakukan upaya ganking untuk membunuh hero lawan dan menciptakan keunggulan numerik.

Kontrol Peta: Mengendalikan area kunci di peta seperti sungai dan hutan untuk mendapatkan vision dan buff.

Early Game dalam Mobile Legends

Mobile Legends adalah game MOBA yang sangat populer di platform mobile. Early game dalam Mobile Legends sangat dinamis dan memerlukan koordinasi yang baik serta eksekusi strategi yang tepat.

Karakteristik Early Game dalam Mobile Legends

Laning: Pemain berfokus pada mengamankan jalur mereka. Setiap jalur (top, mid, bottom) memiliki peran dan strategi yang berbeda.

Farming: Mengumpulkan emas dan pengalaman adalah prioritas utama. Hero yang memiliki kemampuan farming yang baik akan mendapatkan keuntungan lebih cepat.

Ganking dan Rotasi: Tim berusaha untuk melakukan ganking awal untuk mendapatkan kill dan menciptakan tekanan pada lawan.

Kontrol Buff: Mengamankan buff biru dan merah sangat penting untuk memberikan keuntungan tambahan pada hero yang membutuhkannya.

Strategi Early Game dalam Mobile Legends

Mengamankan Laning: Pastikan setiap jalur dijaga dengan baik. Pemain harus fokus pada last hit minion untuk mendapatkan emas maksimal.

Farming Efektif: Gunakan kemampuan hero untuk membersihkan wave minion dengan cepat dan kembali ke farming hutan jika memungkinkan.

Rotasi dan Ganking: Lakukan rotasi cepat ke jalur lain untuk membantu rekan setim dan menciptakan peluang ganking. Komunikasi dengan tim sangat penting untuk eksekusi yang sukses.

Kontrol Buff: Pastikan hero yang membutuhkan buff mendapatkannya. Lindungi area buff dari upaya lawan untuk mencurinya.

Vision Control: Gunakan ward untuk mendapatkan visibilitas di area kunci seperti sungai dan hutan lawan.

Early Game dalam Dota 2

Dota 2 dikenal dengan kompleksitas dan kedalaman strateginya. Early game dalam Dota 2 memiliki beberapa perbedaan signifikan dibandingkan dengan Mobile Legends, terutama dalam hal durasi dan intensitas permainan.

Karakteristik Early Game dalam Dota 2

Laning: Pemain berfokus pada mengamankan jalur mereka dengan last hitting dan denying creep untuk mendapatkan emas dan pengalaman serta mencegah lawan mendapatkannya.

Farming: Mengumpulkan emas dan pengalaman adalah prioritas utama. Hero yang memiliki kemampuan farming yang baik akan mendapatkan keuntungan lebih cepat.

Ganking dan Rotasi: Tim berusaha untuk melakukan ganking awal untuk mendapatkan kill dan menciptakan tekanan pada lawan.

Kontrol Rune: Mengamankan rune di sungai memberikan keuntungan tambahan seperti regenerasi, haste, atau double damage.

Strategi Early Game dalam Dota 2

Mengamankan Laning: Pastikan setiap jalur dijaga dengan baik. Pemain harus fokus pada last hit dan deny untuk mendapatkan emas dan pengalaman maksimal serta mengurangi pendapatan lawan.

Farming Efektif: Gunakan kemampuan hero untuk membersihkan wave creep dengan cepat dan kembali ke farming hutan jika memungkinkan.

Rotasi dan Ganking: Lakukan rotasi cepat ke jalur lain untuk membantu rekan setim dan menciptakan peluang ganking. Komunikasi dengan tim sangat penting untuk eksekusi yang sukses.

Kontrol Rune: Pastikan untuk mengamankan rune di sungai. Rune memberikan keuntungan tambahan yang bisa mengubah jalannya pertempuran.

Vision Control: Gunakan ward untuk mendapatkan visibilitas di area kunci seperti sungai dan hutan lawan. Sentry ward digunakan untuk mendeteksi dan menghancurkan ward lawan.

Perbandingan Early Game Mobile Legends dan Dota 2

Berikut ini perbandingan early game ML dan DoTA 2, berdasarkan kesamaan serta perbedaan.

Kesamaan

Fokus pada Laning: Kedua game menempatkan fokus besar pada laning untuk mengamankan emas dan pengalaman.

Farming dan Ekonomi: Mengumpulkan emas dan pengalaman adalah prioritas utama dalam early game untuk mendapatkan item dan level lebih cepat.

Ganking dan Rotasi: Rotasi dan ganking adalah strategi penting untuk mendapatkan kill dan menciptakan tekanan pada lawan.

Vision Control: Penguasaan peta dan vision sangat krusial untuk menghindari ganking dan mengamankan objektif.

Perbedaan

Durasi Pertandingan: Mobile Legends biasanya memiliki durasi pertandingan yang lebih pendek dibandingkan dengan Dota 2.

Kompleksitas Hero: Dota 2 memiliki hero dengan kemampuan dan kombinasi skill yang lebih kompleks, menambah kedalaman strategi dalam early game.

Kontrol Rune: Dota 2 memiliki mekanisme rune yang memberikan keuntungan tambahan di early game, sedangkan Mobile Legends berfokus pada buff.

Farming dan Denying: Dalam Dota 2, pemain dapat melakukan deny creep untuk mengurangi pendapatan emas dan pengalaman lawan, sementara Mobile Legends tidak memiliki mekanisme deny.

Early game adalah fase penting dalam pertandingan MOBA yang menentukan arah permainan. Baik dalam Mobile Legends maupun Dota 2, pemahaman yang mendalam tentang karakteristik, strategi, dan dinamika early game adalah kunci untuk meraih kemenangan. Meskipun kedua game memiliki beberapa perbedaan signifikan, prinsip dasar yang sama berlaku: fokus pada laning, farming, ganking, dan penguasaan peta. Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang baik, tim dapat mendominasi early game dan meletakkan dasar yang kuat untuk meraih kemenangan di fase mid game dan late game.